Ilmu Neurosains Modern

Ilmu Neurosains Modern

Tahun lalu pak Suami membeli buku yang ditulis oleh DR. Taruna Ikrar, M.D., M.PHARM., PH.D ini di toko buku Gramedia Jambi. Judulnya keren yah, “Ilmu Neurosains Modern”, yang erat kaitannya dengan pembahasan seputar Neural Network alias Jaringan Syaraf. Kebetulan pak suami mengampu matakuliah Artificial Neural Network (ANN) alias Jaringan Syaraf Tiruan. Sistematika pembahasan materi yang ada pada buku ini bersifat umum. Pada Bab 1 sampai dengan Bab 7 dibahas tentang pengantar Neurosains dan teori-teori dasar terkait sistem syaraf pada otak manusia yang terdiri dari struktur, komponen, fisiologi, perkembangan, serta pertumbuhan sistem syaraf manusia. Sedangkan Bab 8 sampai dengan Bab 12 membahas tentang aplikasi Neurosains di berbagai bidang antara lain : kedokteran, biologi, komputer, psikologi, dan kehidupan masyarakat. Pembahasannya secara umum cukup menarik, hanya saja dalam buku ini pembahasan tidak dikupas secara detail. Hanya memuat poin-poin penting saja.

Fakta menarik yang saya dapat dari buku ini adalah bahwa ternyata ilmu Neurosains dalam dekade terakhir mengalami kemajuan dan perkembangan dengan munculnya aplikasi Neurosains yang terkait dengan ilmu-ilmu sosial dan humaniora, seperti antara lain  :

  1. Neuroekonomi, yang mempelajari fenomena-fenomena ekonomi yang terintegrasi dengan neurosains serta ilmu humaniora. Neuroekonomi meneliti tentang mekanisme biologis yang berhubungan dengan mekanisme pengambilan keputusan dimana hal ini berarti menggabungkan konsep ilmu syaraf, genetika, ekonomi, dan psikologi.
  2. Neurokomunitas, yang mempelajari hubungan neurosains dengan berbagai disiplin ilmu sosial seperti ekonomi perilaku, psikologi sosial, dan teori keputusan.
  3. Neuroleadership, yang mempelajari bagaimana cara kerja otak dalam mengambil keputusan serta mempelajari anatomi struktur otak untuk mengetahui bagian otak mana yang bertanggungjawab dalam proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh seseorang. Pada penelitian neuroleadership ini, Neuroimaging digunakan untuk mempelajari persepsi pengambilan keputusan dengan menyelidiki interaksi antara sistem otak yang berbeda.
  4. Neuroarts, yang mempelajari bagaimana kerja sistem otak dalam menghasilkan suatu karya seni. Pembahasannya meliputi neuroestetika  dan neurodesigner.

Bukunya dari kertas daur ulang full color. Lebih jauh tentang Neuroleadership Indonesia, silahkan kunjungi https://www.neuro-leadership.id/

Selamat ber-NeuroRia 🙂

 

Sumber Foto : Tokopedia

 

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

Pertanyaan

Apa yang belum ku mengerti dari segala hal yang ingin ku mengerti?

Apa yang belum ku pahami dari segala hal yang ingin ku pahami?

Apa yang belum ku ketahui dari segala hal yang ingin ku ketahui?

Apa yang belum ku pelajari dari segala hal yang ingin ku pelajari?

Apa yang belum ku sabari dari segala hal yang ingin ku sabari?

Apa yang belum ku ikhlaskan dari segala hal yang ingin ku ikhlaskan?

Apa yang belum ku ubah dari segala hal yang ingin ku ubah?

Apa yang belum ku persiapkan dari segala hal yang ingin ku siapkan?

Apa yang belum ku atur dari segala hal yang ingin ku atur?

Ternyata…..

Ada banyak hal yang belum ku lakukan pada segala hal yang ingin ku lakukan

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

Workshop Penulisan Karya Ilmiah Bersama Bapak Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc, Ph.D (1)

Workshop penulisan karya ilmiah dosen yang diadakan di STMIK Nurdin Hamzah, Jambi pada tanggal 18 Oktober 2018 ini dihadiri oleh para dosen STMIK dan STISIP Nurdin Hamzah. Workshop ini menghadirkan pemateri bapak Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc, Ph.d yang merupakan dosen Fakultas Teknik Elektro UGM. Kegiatan workhop ini dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi narasi umum penjelasan tentang materi menulis karya ilmiah yang baik serta sesi presentasi draft paper jurnal dari peserta yang kemudian akan direview oleh bapak Lukito. Tiap sesi dibuka kesempatan bagi peserta untuk melakukan tanya jawab.

Gambar mungkin berisi: 6 orang, termasuk Windy AnaNa, orang tersenyum, orang duduk dan dalam ruangan

Workshop Penulisan Karya Ilmiah Dosen bersama Bapak Ir. Lukito Edi Nugroho, M.Sc, Ph.D

Pada sesi narasi umum, pemateri menjelaskan tentang pentingnya penelitian sebagai salah satu tugas dosen dalam Tridharma Perguruan Tinggi. Jika dilihat, Dikti sendiri memberikan porsi perhatian yang lebih besar dalam bidang penelitian. Hal ini dituangkan dalam bentuk regulasi bagi pengurusan jabatan fungsional terutama untuk lektor kepala dan guru besar dimana dosen diwajibkan memiliki publikasi karya ilmiah pada jurnal internasional. Khusus untuk guru besar bahkan 45% poin berasal dari penelitian dan adanya publikasi karya ilmiah secara berkala selama tiga tahun. Dikti juga menggelontorkan hibah penelitian yang tidak sedikit dalam berbagai bentuk scheme penelitian. Besarnya perhatian Dikti terhadap penelitian dan publikasi yang dilakukan dosen baik PTN maupun PTS memberikan implikasi baik secara institusi maupun personal. Namun begitu, masih banyak para dosen yang ‘malas’ dalam menuliskan karya ilmiah atau melakukan publikasi sekedarnya hanya untuk menggugurkan kewajiban. Selain itu permasalah lain yang sering dihadapi oleh dosen dalam penulisan karya ilmiah dan publikasi pada jurnal yang bereputasi adalah topik dan permasalah penelitian yang tidak jelas.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Workshop Diikuti Oleh Para Dosen STMIK Nurdin Hamzah, Jambi

Topik penelitian yang baik haruslah memenuhi kriteria : kemanfaatan, keutuhan/keruntutan, dan kelayakan serta yang tidak kalah penting adalah konsitensi terhadap bidang minat yang kita tekuni. Adapun langkah-langkah dalam pemilihan topik penelitian antara lain :

  1. Mulai dari bidang kajian peneliti (area of interest)
  2. Eksplorasi lingkungan dengan mencari penelitian-penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti lain serta pencarian problem-problem yang nyata
  3. Iterasi untuk mempertajam fokus topik dengan mengetahui pertanyaan dasar atau akar permasalahan serta mengetahui lingkup penelitian yang jelas dan fokus.

Sumber inspirasi topik penelitian dapat diperoleh dari literatur (jurnal ilmiah, buku), lingkungan sekitar (produk teknologi dan research groups) serta internet (search engine, digital library, repositori makalah ilmiah, dan homepage peneliti)

(bersambung…)

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

Ketika Kita Ingin Menyerah

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

I-TECHNOLOGY (‘IKHLAS’ TECHNOLOGY)

img_20180914_155454.jpg

Sudah 10 tahun sejak buku pertama. Berkali-kali membaca, berkali-kali mendengarkan CD audio digital prayernya, beragam ujian, berbagai tantangan, hingga kini. Ikhlas, adalah pembelajaran sepanjang hayat, latihannya sepanjang masa.

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

SUPER KOMPUTER HEBAT BERNAMA “ANDA”

THE SUPER INTELLIGENT SOFTWARE WITH I-TECHNOLOGY (IKHLAS TECHNOLOGY)

♥ ANALOGI DIRI KITA SEBAGAI SEPERANGKAT KOMPUTER.

Kita, manusia, adalah “ komputer hayati “. Hardwarenya adalah otak, software nya adalah pikiran dan perasaan, sementara sebagai operating sytem nya berupa hati nurani yang melekat di jantung. Bagian dari hardware yang menyimpan semua software atau program adalah hard disk. Di dalam diri manusia, hard disk adalah gudang informasi bawah sadar, disinilah tempat rekaman informasi yang bertempat di seluruh sel tubuh manusia.

Nah, agar komputer dapat bekerja dengan sempurna, diperlukan hardware dan software  yang baik. Bila terjadi gangguan di salah satunya, maka komputer tak akan berjalan optimal. Seringkali yang membuat komputer tak beres adalah software atau programnya; mungkin kena virus mungkin programnya ada yang tidak cocok (incompatible), ataupun datanya terlalu banyak sehingga perlu sebagian data dihilangkan (delete) atau dirapikan dengan dirawat (defrag).

mesin vs hayati

Perbandingan Komputer Mesin dan Komputer Hayati

♥ MASALAH TEKNIS OPERASIONAL KOMPUTER

Masalah 1 (Berlaku pada kedua jenis komputer) 

  • Jika dipakai terus menerus akan panas.
  • Rentan serangan virus (perlu antivirus).
  • Hardware perlu selalu di upgrade  sesuai perkembangan.
  • Software perlu di update secara berkala.
  • Perlu maintenance, disk clean up, empty rubbish bin, defragment.

Masalah 3

  • Komputer Mesin : Posisi operator mudah karena berada di luar mesin.
  • Komputer  Hayati Posisi operator sulit karena “menyatu dengan mesin”

Masalah 4

  • Komputer Mesin : Punya virtual intelligence tetapi tidak punya hati.
  • Komputer  Hayati Jika tidak terkoneksi dengan hati akan menjadi “dingin” seperti mesin. 

Saran praktis untuk memperbaiki komputer mesin :

  • Identifikasi error dengan memperhatikan kualitas output di layar monitor.
  • Akui bahwa ada yang tidak beres dengan komputer kita dan perbaiki sendiri atau bawa ke service komputer.

Saran praktis untuk memperbaiki komputer hayati :

  • Identifikasi error dengan memperhatikan kualitas hidup (kesehatan, relationship, keuangan, dan lain-lain) di layar “monitor” kehidupan lewat pancaindra kita.
  • Akui bahwa “ada yang tidak beres” dengan komputer hayati kita dan perbaiki sendiri atau minta bantuan pada ahlinya. 

♥ VIRUS KOMPUTER HAYATI

Gangguan virus bisa menyerang ke software hingga ke operating system. Virus komputer mesin bisa datang dari inbox email, pertukaran file, internet, dan sebagainya. Virus komputer hayati bisa datang dari input pancaindra yang berupa gossip/cerita miring, berita kekerasan dan pornografii, lagu berlirik negative/provokatif, makanan/minuman tidak halal, narkoba, dan lain-lain.

Efek yang dialami manusia akibat gangguan virus komputer hayati bisa berupa pikiran/pendapat negative, prasangka buruk, sampai perbuatan negative yang merusak hidupnya. Seberapapun cerdasnya manusia jika terjangkit virus maka kualitas hidupnya (kesehatan tubuh, relationship, financial, emosional, spiritual) akan menurun. Sehingga manfaat hidup bagi dirinya sendiri maupun orang di sekitar akan menurun.

Selain virus, yang juga membuat komputer berjalan tidak optimal adalah kesalahan pada pemrograman. Program (baca:pikiran) yang salah akan membuat manusia menjadi tidak yakin akan sifat kesempurnaannya. Oleh karena pikiran ini pula maka hatinya akan dipenuhi oleh perasaan negative seperti putus asa, sedih, takut, nafsu, amarah, dan sombong. Berbagai kesalahan prosedur internal inilah yang membuat manusia jauh dari sifat fitrahnya. Program-program yang ditanamkan. Baik oleh kita sendiri maupun orang lain, jika kita takdak hati-hati menerimanya, justru bisa merusak diri sendiri.

♥ JAUHKAN DARI SUMBER LISTRIK LAIN

Pikiran berasal dari peralatan hardware Anda. Oleh karena sifatnya yang saling mempengaruhi, peralatan listrik diperingatkan untuk tidak diletakkan berdekatan dengan peralatan listrik yang lain.

Peralatan hardware otak Anda mudah sekali terpengaruh oleh “peralatan” lain yang mengeluarkan aliran frekuensi listrik berupa ketakutan. Kesedihan, keputusasaan, kemarahan, kekurangan, kekecewaan, ketidakpercayaan, dan lain-lain. Itu adalah gelombang listrik yang bisa keluar dari media cetak maupun elektronik yang disiarkan dimana-mana. Karena itu jika Anda serius ingin berubah, disarankan untuk diet suara dan berita selama 3 bulan. Minimalkan atau hentikanlah sama sekali kegiatan mata dan telinga Anda dari asupan topik-topik negatif, perbanyak asupan gelombang otak alpha dan theta untuk mengakses kedamaian di hati Anda. Hasilnya adalah hidup Anda akan lebih tenang dan produktif sekaligus.

Sumber :

Buku “Quantum Ikhlas, Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati, The Power Of Positive Feeling” oleh Erbe Sentanu, pendiri Katahati Institute.

Klik disini untuk Resensi Buku QUANTUM IKHLAS

(Bersambung…..)

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

APAKAH BAIK ATAU BURUK?

Roda kehidupan selalu berputar, kadang sedih kadang gembira, kadang susah kadang senang. Ada sebuah doa indah dalam Al-Quran yang saya pelajari dari buku “Doa Menjemput Ridha Allah” yang disusun oleh Teh Ninih

QS Hud 47

Terkdang kita tidak mengetahui hakekat kejadian yang menimpa kita, baik senang atau sedih. Maka sebagai muslim kita patut meminta perlindungan dari Allah dari kelalaian dan dari meminta hal-hal yang kita tidak tahu hakikatnya untuk diri kita.

Semoga cerita berikut ini ada hikmahnya

—————————————————————————————————————————————-

Ada seorang laki-laki tua yang hidup di sebuah desa di atas gunung yang mana ia tidak mempunyai keluarga kecuali seorang anak laki-laki. Laki-laki tua tersebut juga tidak mempunyai apa-apa melainkan hanya seekor kuda.

Pada suatu hari kuda tersebut lepas. Penduduk desa mengetahui lepasnya kuda tersebut, maka mereka pergi untuk membantu laki-laki tua yang sedang terkena musibah tersebut. Namun ia menolak bantuan mereka dengan mengatakan, “Darimana kalian tahu jika saya terkena musibah?”.

Penduduk desa heran dengan jawaban laki-laki tua tadi, karena mereka mengetahui bahwa ia tidak memiliki apa-apa kecuali kuda tersebut. Mereka kemudian pergi dari hadapannya. Setelah beberapa hari kuda tersebut kembali bersama dengan seekor kuda liar. Para penduduk mengetahui hal ini, kemudian mereka diri mereka, “Benar yang dikatakan laki-laki tua itu. Kehilangan terhadap kudanya bukanlah suatu musibah baginya, namun justru membawa kebaikan, karena kuda tersebut telah kembali bahkan ia membawa seekor kuda yang lain.”

Mereka kemudian pergi kepada laki-laki tua tersebut untuk ikut bergembira dan merasa senang atas kebaikan yang terjadi padanya. Laki-laki tersebut justru mengatakan sesuatu yang tidak begitu menyenangkan, “dari mana kalian tahu kalau itu baik?.”

Mereka semua meninggalkannya dan meras heran dengan jawabannya. Setelah beberapa hari, anak laki-laki tua tersebut menaiki kuda untuk melakukan olah raga dan kuda yang dinaikinya terjatuh dan akhirnya anak satu-satunya yang merupakan tempat bergantungnya dari segala sesuatu terseut terluka cukup parah. Penduduk desa mengetahui hal ini dan menemui laki-laki tua tersebut, lalu ia mengulangi ucapannya, “Benar yang dikatakan laki-laki tua itu. Sungguh kembalinya kudanya belum tentu membawa kebaikan, namun justru membawa keburukan, karena dengannya, anaknya terkena musibah.”

Mereka kemudian mulai berbela sungkawa atas apa yang menimpa anaknya , sebagaimana biasanya, ia menjawab, “Dari mana kalian tahu kalau ini adalah musibah?.”

Setelah beberapa waktu berlalu tidak begitu lama, terjadilah peperangan di negeri di mana mereka

laki-laki tua tersebut untuk mengambil anaknya, mereka mendapatinya dalam keadaan terluka, maka ia tidak diterima untuk menjadi tentara perang.

Beberapa waktu setelah peperangan yang diikuti pemuda-pemuda desa, semua penduduk desa mengetahui bahwa peperangan tersebut tidak meninggalkan seseorangpun. Penduduk desa kembali mengutarakan kegembiraannya atas kebaikan yang dialaminya karena anaknya tidak jadi ikut peperangan yang mengakibatkan kekalahan tersebut. Kembali laki-laki tua tersebut berkata, “Dari mana kamu tahu kalau ini adalah kebaikan?.”

Dikutip dari :

Secangkir kopi for positive thinking (Judul asli : Al uslub Al aqwa wal Athaffil Taghyir)

oleh : Naif Abdurrahman Al Zuraiq

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

Tentang “Mencari Jawaban” (2)

Pada hakikatnya Allah lah Sang Maha Pemilik ilmu. Dari-Nya lah segala ilmu berasal dan kelak kepada-Nya lah juga segala ilmu kelak akan dikembalikan. Tidaklah kita dapat berilmu jika bukan karena kasih sayang dan rahmat Allah. jadi bukan hanya semata-mata karena usaha kita saja. maka sangat penting bagi kita untuk menjaga adab dalam mencari ilmu.

Adapun adab yang harus kita perhatikan dalam mencari ilmu antara lain :

  • Menghormati guru, siapa pun gurunya; tanpa hormat kepada guru tidak akan ada perhatian yang cukup, dan tanpa perhatian, orang tidak akan mampu menyerap informasi/pelajaran dari guru
  • Berdo’a, mohon pertolongan Allah: Roobi zidnii ‘ilmaa warzuqni fahmaa.”;
  • Mencari kebenaran dan sabar
Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

Adab Penuntut Ilmu

Ilmu saat miskin dan kaya

Seorang penuntut ilmu harus meluruskan niatnya dalam menuntut ilmu, yaitu semata-mata hanya untuk mengharap ridha Allah Ta’ala dan mengharap kebahagiaan di akhirat kelak. Bukan diniatkan untuk semata-mata mendapatkan ijazah, pekerjaan, pangkat, atau perkara dunia yang lainnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لَيُصِيبَ بِهِ غَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa mempelajari suatu ilmu yang seharusnya diniatkan untuk mengharap wajah Allah ‘Azza wa Jalla, namun ia tidaklah mempelajarinya kecuali untuk meraih segelintir dari kenikmatan dunia, maka ia tidak akan mencium bau surga di akhirat kelak.” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

Perkara ikhlas sangatlah penting karena ia merupakan salah satu syarat pokok agar suatu ibadah itu diterima oleh Allah Ta’ala. Maka dari itu, seorang penuntut ilmu harus meniatkan di dalam dirinya dalam menuntut ilmu itu untuk mengharapkan ridha Allah Ta’ala dan sebagai bentuk pengamalan dari perintahNya. Allah Ta’ala berfirman:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ …

“Maka berilmulah (ketahuilah), bahwa sesungguhnya tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu …” (QS Muhammad [47]: 19)

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar

AKHLAQ MENUNTUT ILMU. 1. Mengikhlaskan niat karena Allah ta’âlâ. Termasuk dari perkara yang paling penting dalam hal ini adalah ikhlas dalam menuntutnya, – ppt download

AKHLAQ MENUNTUT ILMU. 1. Mengikhlaskan niat karena Allah ta’âlâ. Termasuk dari perkara yang paling penting dalam hal ini adalah ikhlas dalam menuntutnya,

Sumber: AKHLAQ MENUNTUT ILMU. 1. Mengikhlaskan niat karena Allah ta’âlâ. Termasuk dari perkara yang paling penting dalam hal ini adalah ikhlas dalam menuntutnya, – ppt download

Dipublikasi di Ceritaku | Meninggalkan komentar